Berita dan Event

Pelita Hati: 24.09.2018 – Berdayaguna bagi Sesama

Sesawi.Net - 46 mnt 56 dtk yang lalu
Bacaan Lukas 8:16-18 Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya. Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak […]

Komsos Keuskupan Agung Pontianak: OMK Genposting, Jadiah Duta Evangelisasi

Sesawi.Net - 1 jam 7 mnt yang lalu
PERUBAHAN pola komunikasi di era digital saat ini telah menjadikan arus informasi mengalir deras dan cepat. Oleh karena itu, praktik pola berkomunikasi yang serba instan ini berdampak pula pada perubahan perilaku setiap pribadi maupun sosial masyarakat. Dulu sekali orang hanya berkomunikasi melalui surat dan untuk menunggu balasan dari si penerima  membutuhkan waktu yang cukup lama. […]

Panitia Yubileum Resmi Dibubarkan, Pastor John Sebut Ini yang Harus Dibanggakan - Tribun Manado

Google News - 6 hours 4 mnt yang lalu

Tribun Manado

Panitia Yubileum Resmi Dibubarkan, Pastor John Sebut Ini yang Harus Dibanggakan
Tribun Manado
Baca: Ikatan Sarjana Katolik Indonesia Sulut Dilantik, Pastor John: Harus Jadi Perpanjangan Lidah Gereja. Ia mengatakan kebanggaan kedua ialah karena semua lapisan umat terlibat dengan performance tradisi Katolik.. Dengan Ekaristi, dengan ...

Lentera Keluarga – Sengketa Dan Pertengkaran

Sesawi.Net - 6 hours 55 mnt yang lalu
Minggu 23 September 2018. Bacaan: Keb 2:12.17-20; Mzm 54:3-4.5.6.8; Yak 3:16 – 4:3; Mrk 9:30-37 Renungan: SENGKETA-PERTENGKARAN adalah konflik yang buruk. Yakobus mengungkapkan bahwa sumber sengketa dan pertengkaran bersumber dari dalam  yaitu hawa nafsu yang bergulat dalam setiap pribadi. Bahkan karena hawa nafsu itu, sebagaimana diungkapkan dalam Kitab Kebijaksanaan, orang baikpun diintai untuk dicari-cari kesalahannya. […]

Adrianus: Persiapan Pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejani Nasional I di Maluku Sudah 95 Persen. - Tribunnews

Google News - 17 hours 31 mnt yang lalu

Tribunnews

Adrianus: Persiapan Pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejani Nasional I di Maluku Sudah 95 Persen.
Tribunnews
... bagi kehidupan masyarakat Katolik khususnya serta bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bertanah air pada umumnya. Pesparani juga merupakan sarana penguatan dan ekspresi penghayatan iman Kekatolikan masyarakat Katolik Indonesia.

and more »

Sudara Ajak Profesional Katolik Berkarya untuk Indonesia - Investor Daily

Google News - Sab, 22/09/2018 - 23:38

Investor Daily

Sudara Ajak Profesional Katolik Berkarya untuk Indonesia
Investor Daily
JAKARTA- Perkumpulan profesional Katolik Sumber Daya Rasuli (Sudara) menyelenggarakan seminar dengan tema “Semakin Katolik, Semakin Profesional untuk Indonesia”. Seminar tersebut merupakan perayaan 25 tahun kehadiran Sudara dalam ...

UAJY-APTIK Angkat Isu Lingkungan dan Kemiskinan - Investor Daily

Google News - Sab, 22/09/2018 - 22:46

Investor Daily

UAJY-APTIK Angkat Isu Lingkungan dan Kemiskinan
Investor Daily
YOGYAKARTA- Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (APTIK) Indonesia menyelenggarakan 1st International Conference yang mengangkat isu kemiskinan dan lingkungan yang dibuka pada Jumat (21/9) lalu di Auditorium Kampus 3 Gedung Bonaventura ...

Persiapan Pesparani Nasional I Capai 95 Persen - RMOL.CO (Siaran Pers)

Google News - Sab, 22/09/2018 - 22:33

RMOL.CO (Siaran Pers)

Persiapan Pesparani Nasional I Capai 95 Persen
RMOL.CO (Siaran Pers)
Adrianus mengatakan, pesta paduan suara umat Katolik yang terbagi dalam 12 kegiatan lomba ini diikuti 8.500 peserta dari 34 provinsi. Direncanakan, acara akan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo tanggal 27 Oktobet 2018 dan berlangsung ...

Lentera Keluarga – Menerima Sabda

Sesawi.Net - Sab, 22/09/2018 - 20:23
Sabtu, 22 September 2018. Bacaan: 1Kor 15:35-37.42-49; Mzm 56:10-14; Luk 8:4-15 Renungan: BENIH yang ditaburkan di berbagai macam tempat itu adalah Sabda Tuhan dengan kualitas yang sama. Yang membedakan adalah jenis tanah di tempat dimana ia jatuh. Ada empat texture: pinggir jalan, tanah berbatu, semak dan tanah yang subur. Tanah itu menggambarkan jenis kepribadian kita. […]

Uskup Domi Urapi 573 Krismawan Paroki Oenopu, Keuskupan Atambua

Sesawi.Net - Sab, 22/09/2018 - 20:06
DI Gereja Paroki St. Antonius Maria Claret Oenopu, Uskup Keuskupan Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr., memberikan sakramen krisma kepada 573 orang di Paroki tersebut, Sabtu (19/9/2018). Upacara penerimaan Krisma dirayakan dalam Ekaristi Kudus yang dipimpin langsung Uskup Domi, dan didampingi oleh P. Adrianus Manek Rusan, CMF., P. Konstantinus Lakat, CMF., Rm. Anton Kapitan, Pr dan […]

Renungan Harian, Minggu: 23 September 2018, Mrk. 9:30-37

Mirifica.net - Sab, 22/09/2018 - 19:00
“Tidak ada makan siang yang gratis”. Istilah ini sering muncul dalam dunia politik di tanah air. Kata-kata pujian, kedekatan dan keakraban politis, silaturahmi pada tokoh politik tertentu yang sejatinya berbeda haluan, seringkali menjadi perbincangan dan melahirkan beragam tafsir. Ujung-ujungnya orang menduga ada kepentingan tertentu yang menjadi tujuan. Sejatinya sikap dan pilihan politik selalu dikaitkan dengan …

Aliansi Mahasiswa Bela Ma'ruf Amin Salahkan Pendemo yang Menolak Kampus Jadi Tempat Kampanye - Berita Banten (Sindiran) (Siaran Pers) (Blog)

Google News - Sab, 22/09/2018 - 17:14

Berita Banten (Sindiran) (Siaran Pers) (Blog)

Aliansi Mahasiswa Bela Ma'ruf Amin Salahkan Pendemo yang Menolak Kampus Jadi Tempat Kampanye
Berita Banten (Sindiran) (Siaran Pers) (Blog)
Serang – Mahasiswa Untirta Serang yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan Gerakan Mahasiswa Katolik Indonesia (GMKI) menggelar aksi penolakan terhadap ...

Pelita Hati: 23.09.2018 – Melayani dengan Rendah Hati

Sesawi.Net - Sab, 22/09/2018 - 17:00
Bacaan Markus 9:30-37 Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Kapernaum. Ketika Yesus sudah di rumah, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: “Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?” Tetapi mereka diam, sebab di tengah jalan tadi mereka mempertengkarkan siapa yang terbesar di antara mereka. Lalu Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid itu. Kata-Nya kepada mereka: […]

Paus menerima pengunduran diri dua uskup Chili lainnya

Pen@ Katolik - Sab, 22/09/2018 - 15:37
Paus bersama para uskup Chili. Vatican Media

Paus Fransiskus menerima pengunduran diri dua uskup Chili lainnya dan menunjuk dua administrator apostolik di tempat mereka. Tujuh uskup Chili sekarang mengundurkan diri sebagai akibat dari skandal pelecehan seksual.

Paus Francis telah menerima pengunduran diri Uskup Carlos Eduardo Pellegrín Barrera, dari Keuskupan San Bartolomé de Chillán. Pastor Sergio Hernán Pérez de Arce Arriagada, yang berasal dari keuskupan yang sama, telah ditunjuk sebagai administrator kerasulan.

Paus juga menerima pengunduran diri Uskup Cristián Enrique Contreras Molina dari Keuskupan San Felipe, dan menunjuk Pastor Jaime Ortiz de Lazcano Piquer, vikaris yudicial Keuskupan Agung Santiago de Chile.

Dengan pengunduran diri dua uskup itu, sudah tujuh uskup Chili yang telah mengundurkan diri setelah pertemuan luar biasa pada Mei lalu saat Paus memanggil mereka ke Roma karena skandal pelecehan seksual yang telah mengguncang Gereja di negara itu. (PEN@ Katolik/pcp berdasarkan Vatican News)

Artikel Terkait:

Paus berterima kasih kepada para uskup Chili untuk upaya tegas melawan pelecehan

Para uskup Chili ungkapkan rasa sedih dan malu atas pelecehan dan ingin dengarkan Paus

Kantor Pers Vatikan beri pernyataan tentang kasus pelecehan seksual di Chili

Paus Fransiskus menerima lagi pengunduran diri dua uskup Chili

Para uskup Chili mohon maaf atas skandal pelecehan seks dan mengajukan pengunduran diri

Paus akan menerima tiga korban pelecehan seksual yang dilakukan klerus di Chili

Pelecehan seks Chili: Paus Fransiskus memohon maaf atas kesalahan kesalahan serius

Greg Burke: Paus Fransiskus rutin bertemu korban pelecehan seks yang dilakukan klerus

Lewat Nada Nusantara "Mia Patria Choir" Luluhkan Hati Warga Swiss - KOMPAS.com

Google News - Sab, 22/09/2018 - 14:32

Lewat Nada Nusantara "Mia Patria Choir" Luluhkan Hati Warga Swiss
KOMPAS.com
KOMPAS.com - Paduan suara Mia Patria awalnya memang dibentuk untuk membawa nuansa budaya Indonesia dalam prosesi misa di Gereja Katolik. Paduan suara ini beranggotakan para pemuda dan pemudi dari berbagai paroki yang berada di bawah ...

Kekudusan dalam Keagungan

Pen@ Katolik - Sab, 22/09/2018 - 13:35
Paus Benediktus XVI merayakan Misa tahbisan di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Juni 2010. Foto: SIPA PRESS / REX FEATURES

(Renungan berdasarkan Bacaan Injil Minggu ke-25 pada Masa Biasa, 23 September 2018: Markus 9: 30-37)

“Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya.” (Mrk. 9:35)

Ketika saya merenungkan Injil hari Minggu ini, saya membaca beberapa berita tentang Gereja. Ada Kabar baik. Gereja Katolik di Filipina mempersiapkan diri untuk perayaan 500 tahun kedatangan iman Kristiani di negara ini. Baptisan dan Ekaristi pertama terjadi pada tahun 1521 sewaktu para misionaris Spanyol memulai misi evangelisasi mereka. Sebagai bagian dari persiapan besar ini, para Uskup Filipina memutuskan untuk merayakan tahun ini sebagai tahun para klerus [diakon, imam, dan uskup] dan rohaniwan. Dengan demikian, banyak program dan kegiatan diselenggarakan di berbagai keuskupan di Filipina untuk membantu para klerus dan biarawan untuk memperdalam komitmen mereka pada Allah dan pelayanan mereka kepada umat dan bangsa.

Tetapi, ada juga berita yang tidak begitu baik. Saat ini, Gereja juga menghadapi krisis yang mendalam. Di banyak negara dan tempat, para klerus dan biarawan, terlibat dalam skandal dan hal-hal yang memalukan. Salah satu yang terburuk adalah pelecehan seksual yang melibatkan anak di bawah umur yang dilakukan oleh beberapa imam dan bahkan uskup, dan ada usaha untuk menutup-nutupi hal ini sehingga kejahatan struktural ini berkembang subur. Namun, ini bukan satu-satunya hal yang mengganggu Gereja. Beberapa klerus tidak jujur dan memiliki kehidupan ganda. Beberapa diam-diam memperkaya diri mereka sendiri. Beberapa mungkin tidak melakukan skandal apa pun, tetapi kurang berbelas kasih dan tidak miliki semangat dalam melayani umat Allah. Banyak cerita yang beredar tentang pastor yang menolak untuk mendengar pengakuan dosa atau mengurapi orang yang sakit karena mereka memprioritaskan hobi mereka atau para biarawan yang gampang marah terhadap orang lain. Sikap-sikap ini hanya membuat umat menjauh dari Gereja.

Injil kita Minggu ini berkisah tentang Yesus yang mengajar para murid, yang kemudian akan menjadi pemimpin Gereja perdana. Injil ini sendiri dapat dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama berbicara tentang Yesus menubuatkan penderitaan dan kematian yang akan datang di Yerusalem. Di sini, para murid hanya terdiam. Mungkin, memori akan Yesus yang menegur Petrus dan memanggilnya “Setan” masih segar di pikiran para murid dan tidak ada yang ingin mengulangi peristiwa pemalukan yang sama. Bagian kedua dari Injil berbicara tentang tema kebesaran dan kepemimpinan. Kali ini, para murid memiliki reaksi yang berbeda. Tidak hanya mereka yang memulai diskusi, tetapi mereka juga dengan penuh semangat berdebat di antara mereka sendiri. Kita dapat membayangkan Petrus membanggakan dirinya sebagai pemimpin di antara para rasul, atau Yohanes mengatakan kepada semua orang bahwa ia adalah yang paling dekat dengan Yesus, atau Matius bangga akan kekayaannya. Bagaimanapun, mereka adalah Paus pertama dan para uskup pertama kita. Namun, ketika Yesus bertanya kepada mereka, mereka sekali lagi terdiam.

Para rasul sepertinya lupa bahwa murid-murid Yesus yang sejati harus memikul salib mereka dan mengikuti Yesus ke Yerusalem. Namun, Yesus memahami bahwa keinginan manusia untuk menjadi yang terbaik adalah karunia dari Allah juga. Yesus tidak melarang rasul-rasul-Nya untuk bermimpi dan berusaha untuk mencapai kebesaran, tetapi Dia membuat perubahan radikal. Dia mengarahkan energi yang kuat ini dari sekedar untuk mencapai kepentingan pribadi, berubah menjadi untuk melayani orang lain. Lalu, Yesus pun berkata, “Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya.” (Mrk. 9:35) Memang, mereka perlu menjadi unggul, tetapi tidak dala ukuran duniawi, tetapi dalam melayani dan memberdayakan sesama.

Dalam dokumen terbarunya, Gaudete et Exsultate, Paus Fransiskus berbicara tentang “Logika Salib.” Kebahagiaan sejati adalah sebuah paradoks. Jika para klerus, biarawan dan kita semua ingin bahagia, bukanlah kejayaan dan kesuksesan duniawi yang kita kejar, tetapi pelayanan dan pengorbanan kita untuk orang lain.

Kita terus berdoa bagi para imam dan uskup kita, serta para biarawan. Kita berdoa tidak hanya agar mereka dapat menghindari dosa, tetapi mereka mungkin menjadi kudus. Sebagaimana dikatakan Paus Benediktus XVI, “kekudusan tidak lain adalah kasih yang dihidupi sampai penuh.”

Frater Valentinus Bayuhadi Ruseno OP

Pemuda Katolik Akan Hadirkan Jokowi dalam Kongres di NTT Desember 2018 - Pos Kupang

Google News - Sab, 22/09/2018 - 10:23

Pos Kupang

Pemuda Katolik Akan Hadirkan Jokowi dalam Kongres di NTT Desember 2018
Pos Kupang
"Kami namakan NTT ini sebagai basis Pemuda Katolik di Indonesia. Kami sangat mengharapkan niat baik dan kerja sama semua pihak untuk menyukseskan acara ini. Acara ini bukan ajang politik. Kita berharap ini menjadi ajang kebangkitan pemuda katolik ...

Dua Tahun Lakukan Pelecehan Seksual, Uskup di India Ditangkap - CNN Indonesia

Google News - Sab, 22/09/2018 - 09:51

CNN Indonesia

Dua Tahun Lakukan Pelecehan Seksual, Uskup di India Ditangkap
CNN Indonesia
Jakarta, CNN Indonesia -- Kasus pelecehan seksual oleh pemuka agama Katolik kembali terjadi. Kali ini, seorang uskup di Kerala, India ditangkap atas kasus pelecehan seksual terhadap biarawati selama dua tahun lamanya. Uskup Franco Mulakkal ...

and more »

FKUB NTT Gelar Lomba Hymne dan Mars Kerukunan - Pos Kupang

Berita Seminari Tinggi - Sab, 22/09/2018 - 09:27

Pos Kupang

FKUB NTT Gelar Lomba Hymne dan Mars Kerukunan
Pos Kupang
... kerja bakti kerukunan dan lomba hymne kerukunan. Peserta lomba sebanyak delapan sekolah, SMAN 1 Kupang, SMAN 4 Kupang, SMAN 6 Kupang, SMAN 8 Kupang, SMAN 12 Kupang, SMKN 2 Kupang, SMA Kt St Carolus, Seminari Menengah Kupang.

Ulasan Eksegetis InjlMgBiasa XXV/B tgl. 23 Sept 2018 (Mrk 9:30-37)

Mirifica.net - Sab, 22/09/2018 - 06:39
MENGIKUTI DIA PADA JALANNYA Rekan-rekan, Injil bagi hari Minggu Biasa XXV tahun B kali ini (Mrk 9:30-37) memuat pernyataan Yesus yang kedua kalinya kepada murid-muridnya mengenai kesengsaraan, salib, serta kebangkitannya. Sesudah itu, ia juga memberi pengajaran agar dalam mengikutinya para murid tidak berpamrih bakal mendapat kedudukan. Sebelum mendalami pengajaran ini, marilah ditengok sejenak maksud serta …

Halaman

Subscribe to Unio Indonesia agregator