Bacaan hari Minggu Paskah ke-VI/thn. C tgl. 1 Mei 16 (Yoh 14:23-29)

Rekan-rekan,
Pada hari Minggu Paskah VI tahun C ini dibacakan Yoh 14:23-29. Petikan ini menutup pesan-pesan Yesus kepada para murid pada penutupan perjamuan malam terakhir. Pembicaraan berikut ini agak lebih “teologis” nadanya daripada ulasan-ulasan sebelumnya. Mohon kesabaran. Memang Injil Yohanes itu Injil yang paling rohani dan baru mulai bisa dinikmati bila kita akrabi dengan menghubungkannya dengan gerak-gerik Yang Ilahi yang kita alami sendiri.

Bacaan Injil hari Minggu Paskah ke-V/C tgl. 24 Apr 16 (Yoh 13:31-33a.34-35)

PESAN-PESAN BAGI PARA MURID

Rekan-rekan yang budiman!
Yoh 13:31-33a.34-35 yang dibacakan pada hari Minggu Paskah V tahun C ini memuat pesan-pesan terpenting Yesus kepada murid-muridnya. Boleh dikata, ini juga warisan terbesar bagi mereka yang telah mengikutinya, mendengarkan ajarannya, menyaksikan tindakan-tindakannya bagi mereka yang membutuhkan pertolongannya.

Bacaan Injil hari Minggu Paskah ke-IV/C tgl. 17 Apr 2016 (Yoh 10:27-30)

MEMPERCAYAKAN DIRI?
Orang serta-merta merasa aman bila mengenal siapa yang sedang dihadapi. Dan sebaliknya juga, gampang orang merasa terancam hal-hal yang tak dikenal. Injil Yohanes 10:27-30 yang dibacakan pada hari Minggu Paskah IV tahun C ini menggambarkan keakraban antara Yesus dan pengikut-pengikutnya dengan memakai kiasan domba dan gembala. Ditawarkan dalam petikan ini analisis teologi mengenai hidup rohani. Orang merasa tenang di hadapan dia yang dapat membawakan hidup kekal. Tak ada kekuatan jahat apapun yang mampu menjauhkan darinya. Kepercayaan akan Yang Mahakuasa sendiri menjadi jaminan.

Bacaan Injil hari Minggu Paskah ke-III/C tgl. 10 Apr 2016 (Yoh 21:1-19)

DARI HARI KE HARI
Baru saja kita rayakan Paskah Kebangkitan Kristus dan penebusan umat manusia. Juga kita dengar minggu lalu dari Injil Yohanes bagaimana Yesus meniupkan Roh Kudus ke pada murid-muridnya. Hikmatnya juga ikut menyegarkan batin kita. Tetapi sekarang kita kembali ke hidup sehari-hari, mencari nafkah, memikirkan keluarga, masa depan, karier, pergaulan dengan sejawat. Rasa-rasanya kok kita kembali seperti dulu, sama saja. Apa arti kebangkitan dan kata-kata indah sebangsanya? Serangkaian pertanyaan ini diolah dalam Yoh 21:1-19 yang dibacakan pada hari Minggu Paskah III tahun C.

Bacaan Injil hari Minggu Paskah ke-II/C tgl. 3 Apr 16 (Yoh 20:19-31)

Rekan-rekan yang baik,
Beberapa pokok dalam Yoh 20:19-31 yang dibacakan pada hari Minggu Paskah II ini saya bicarakan dengan tokoh kita yang biasa pergi datang ke forum ini, Paman Hans. Ia tidak berkeberatan penjelasannya diteruskan kepada kalian. Malah ia sudah mendengar reaksi pembaca catatan pendek saya mengenai kebangkitan dari hari Minggu Paskah lalu. Dan ia ikut menambahkan pendapatnya di akhir suratnya ini. Selamat membaca!
A. Gianto

INJIL PASKAH 26-27 Mar 16: TUHAN TELAH BANGKIT!

TUHAN TELAH BANGKIT!
Rekan-rekan yang budiman!
Tidak ada laporan bagaimana persisnya kebangkitan itu terjadi, dengan cara apa, kapan saatnya dan siapa-siapa yang pertama melihat peristiwa itu. Jalannya peristiwa akan tetap tersembunyi, hanya jejak-jejak peristiwa itu sajalah yang dikenali. Namun demikian, ada pokok yang mendasari kepercayaan bahwa Yesus telah bangkit. Yang pertama ialah makam yang kosong dan yang kedua ialah keyakinan orang-orang yang terdekat bahwa ia tidak lagi berada di antara orang mati. Amat besar peran kesaksian orang-orang yang datang mencari dia yang tadinya wafat dan dimakamkan seperti disampaikan dalam Luk 24:1-12 (Malam Paskah); Yoh 20:1-9 (Minggu Paskah pagi ); dan Luk 24:13-35 (Minggu Paskah sore).

Imam Diosesan di Tengah Arus Zaman

IMAM DIOSESAN DI TENGAH ARUS ZAMAN
(Inti Sari Ret-Ret Imam Unio Keuskupan Denpasar)
Oleh: RD Eman Ano

Selagi bumi tak berhenti berputar mengelilingi matahari, maka dunia dengan ruang dan waktu yang menghiasinya takkan pernah berhenti untuk berubah-ubah. Maka yang kekal adalah perubahan menjadi kebenaran yang tak terbantahkan sebagaimana telah dikumandangkan Herakleitos, filsuf kuno, yang pemikirannya itu malah tak pernah kuno.

Retret Imam Unio Keuskupan Denpasar

Kegiatan tahunan Unio Keuskupan Denpasar 2015 adalah Retret Imam. Menarik bahwa retret Unio keuskupan Denpasar 2015 dibimbing oleh Pastor Paroki Gianyar yang telah merayakan 25 tahun imamat. Dengan tema: "Imam Diosesan di tengah Arus Zaman." Dalam retret itu ada beberapa sesi: pertama. Panggilan Murid-Murid, Imam" Pelayan Iman, Ekaristi sumber spiritualitas hidup imam, Imam dan Kepemimpinan, Imam : Pewarta Sabda Tuhan. Dalam persoalan hidup imam diosesan ditemukan banyak terjadi tabrakan kehidupan yang tidak jarang membuat luka-luka batin.

Spiritualitas Dialog

Pada tahun 1999 s/d 2004 di Maluku terjadi sebuah tragedi kemanusiaan yang mengerikan. Memang ada banyak penyebab dari targedi kemanusiaan ini. Namun salah satu penyebab yang sangat jelas ialah konflik antar-umat beragama, yakni antara umat Kristen Protestan dan umat Muslim. Konflik ini diwarnai dengan saling balas dendam, saling mengancam, saling benci, saling menyerang, bahkan saling membunuh. Agama yang sebenarnya merupakan sumber perdamaian telah digunakan sebagai pemicu konflik dan kekerasan. Karena itu benarlah apa yang dikatakan oleh Dr.

Tags: 

Halaman