Susunan Pengurus 2017-2020

Musyawarah Nasional (Munas) ke-12 Unio Indonesia, paguyuban imam-imam diosesan atau projo (Pr), yang dilakukan di Palembang memilih Pastor RD. Paolus Christian Siswantoko sebagai ketua Unio Indonesia periode 2017-2020, menggantikan Pastor RD. Siprianus Hormat dari Keuskupan Ruteng.

Uskup Emeritus Keuskupan Ketapang Mgr Blasius Pujaraharja melantik Pastor Siswantoko bersama badan pengurusnya dalam Misa di Paroki St. Yoseph Palembang tanggal 6 Mei 2017. Presiden Internasional dari Apostolic Union of the Clergy (UAC) Mgr Giuseppe Magrin dari Roma, 100-150 Imam, umat keuskupan, serta para frater dan suster dari Keuskupan Agung Palembang, serta berbagai undangan memenuhi gereja itu. Pemilihan pengurus itu sudah dilakukan tanggal 5 Mei 2017.

Pentakosta 4 Juni 2017 (Yoh 20:19-23 dan Kis 2:1-11)

HARI RAYA PENTAKOSTA (Yoh 20:19-23 dan Kis 2:1-11)

Rekan-rekan yang baik!

Apa hubungan antara Kebangkitan, Kenaikan, dan Pentakosta? Dalam Injil Yohanes, ketiga-tiganya dipadatkan menjadi satu di dalam peristiwa penampakan Yesus yang telah bangkit kepada para murid yang sedang berkumpul (Yoh 20:19-23). Yang mereka lihat sekarang itu sama dengan dia yang telah wafat di kayu salib dan dimakamkan. Dalam hidup setelah kebangkitan, ia berbagi Roh kehidupan dengan para murid. Roh itulah yang menghidupkan semangat baru di antara mereka.

KEBANGKITAN - KENAIKAN - PENTAKOSTA

Injil Minggu Paskah VII/A 28 Mei 2017 (Yoh 17:1-11a; Kis 1:12-14)

DOA YESUS BAGI PARA MURID

Rekan-rekan yang budiman!

Pada hari Minggu Paskah VII tahun A dibacakan bagian awal doa Yesus bagi para murid (Yoh 17:1-11a; bagian akhir doa Yesus, ay. 20-26, dibacakan pada hari Minggu Paskah VII tahun C). Hari-hari ini saya menanyakan beberapa pokok dalam ay. 1-11a kepada orang yang tahu menahu tentang perkara-perkara itu. Saya khusus tanyakan arti “memuliakan” (ay. 1,4,5,10). Tentunya yang dirujuk ialah peristiwa salib dan kebangkitan, pokok yang sudah lama digeluti oleh para teolog. Tapi seluk beluknya belum sepenuhnya jelas. Berikut ini saya teruskan jawabannya apa adanya. Beliau tidak berkeberatan suratnya ikut dibaca rekan-rekan.

Injil Minggu Paskah VI/A 21 Mei 2017 (Yoh 14:15-21)

TENTANG SANG PENOLONG DAN ROH KEBENARAN

Rekan-rekan yang baik!

Bacaan Injil Minggu Paskah VI tahun A ini (Yoh 14:15-21) dipetik dari "Wejangan-wejangan terakhir" Yesus yang tercantum dalam bab 14 Injil Yohanes. Minggu lalu telah dibacakan bagian pertama (Yoh 14:1-14). Di situ disampaikan bagaimana Yesus membesarkan hati para murid. Mereka diajak tetap berteguh pada jalan yang benar yang memberi hidup. Keteguhan inilah yang menumbuhkan iman. Hari ini dibacakan bagian kedua dari wejangan-wejangan itu. Gagasan pokoknya berkisar pada mengasihi. Memang keteguhan iman baru utuh bila ada kasih. Bacaan ini memberi pendalaman di seputar apa itu "kasih" dalam hubungan dengan keteguhan mempercayai Yesus tadi.

Injil Minggu Paskah V/A 14 Mei 2017 (Yoh 14:1-12 - Kis 6:1-7)

Dalam Injil Minggu Paskah V tahun A ini (Yoh 14:1-12) Yesus menghibur para murid, "Janganlah gelisah hatimu...!" (ay. 1). Tidak selalu mudah mengerti arah perkataannya itu. Yesus sendiri beberapa kali gundah. Perasaannya campur aduk ketika melihat Maria menangisi kematian Lazarus (11:33), ia gundah ketika menyadari bakal mengalami kematian di salib (12:27), dan dengan berat hati ia menyebutkan bahwa salah satu di antara mereka akan berkhianat (13:21). Mengapa ia menghibur murid-muridnya?

Halaman

Subscribe to Unio Indonesia RSS