ambon

TOR Musyawarah Nasional XI Unio Indonesia di Ambon

Musyawarah Nasional XI Unio Indonesia

Ambon, 01 s/d 08 Oktober 2014



Panitia Pengarah :

 

Ketua : RD. Gst Bgs Kusumawanta

d.a. Paroki St. Maria Ratu Rosari

Jln Mulawarman 92a, Gianyar 80515 Bali

Telpon : 0361 - 943457

HP : 081337033636

Email : dwanta61@gmail.com

Sekretaris : RD Yohanes Dwi Harsanto

HP : 081310614353

Email : dwi_harsanto@yahoo.com

Panitia Pelaksana :

 

Ketua : RD. Agustinus Arbol,

d.a. Keuskupan Amboina

Jln. Pattimura, 96 Ambon, 97124

Telpon : 0911 - 355164

Fax : 0911- 352556

HP : 081343140543

Email : agustinusarbol@ymail.com

Sekretaris : RD. Costan Fatlolon

HP : 081343279449

Email : costan_fatlolon@yahoo.com

 

  1. Latar Belakang Kegiatan :

Unio Indonesia adalah wadah persaudaraan Imam-Imam Diosesan se-Indonesia yang didirikan pada Musyawarah Nasional I Unio Indonesia di Jakarta tahun 1983. Unio Indonesia adalah Federasi dari Unio Keuskupan-Keuskupan se-Indonesia. Imam diosesan saat ini berjumlah sekitar 2018 imam. Setiap tahun ditahbiskan sekitar 90 imam diosesan dari 37 keuskupan se-Indonesia. Unio Indonesia menyelenggarakan Musyawarah Nasional setiap 3 tahun. Berturut-turut Munas diadakan di Jakarta (1983), di Malang (1986), di Yogyakarta (1989), di Salam (1992), di Bandung (1995), di Jakarta (1999), di Surabaya (2002), Palasari Bali (2005), Makassar (2008), Sintang (2011). Munas terakhir di Sintang memberi tugas kepada Pengurus Unio Indonesia untuk mengadakan Munas XI pada tahun 2014 di Keuskupan Amboina dengan tujuan untuk meningkatkan persaudaraan dan kerasulan para imam diosesan seluruh Indonesia dalam pelayanannya bagi umat dan masyarakat.

 

  1. Tema Kegiatan :

 

Munas XI akan menggunakan tema “Misi, Dialog dan Perdamaian”. Tema ini dijadikan perspektif untuk mengolah semua kegiatan selama Munas, baik kegiatan yang bersifat refleksi dan diskusi, maupun kegiatan kerohanian dan keakraban.

 

  1. Tujuan Kegiatan :

  1. Mempererat persaudaraan dan mengembangkan jaringan komunikasi antar imam diosesan se-Indonesia. Unio pertama-tama adalah paguyuban persaudaraan, maka setiap kegiatan Unio seharusnya selalu diupayakan untuk membangun persaudaraan.

  2. Menumbuhkan Kolegalitas diosesan yang berakar dan terlibat dalam konteks kongkret umat dan masyarakat setempat dengan segala harapan, keprihatinan, tantangan, dan peluangnya. Kolegalitas diosesan tidak hanya menyangkut kolegalitas yang dibangun oleh uskup, melainkan kolegalitas keuskupan yang dibangun oleh uskup, imam diosesan, lembaga hidup bakti, dan semua umat beriman lainnya secara bersama-sama.

  3. Meningkatkan kualitas hidup dan karya Misioner imam-imam diosesan Indonesia dan mengembangkan sikap kepemimpinan yang kolegial dan partisipatoris. Unio bukan hanya diadakan demi persaudaraan, namun lewat persaudaraan diharapkan Unio membantu meningkatkan kualitas hidup dan karya pada imam diosesan.

  4. Merumuskan Pengembangan misi Imam diosesan dalam konteks kultur Para Imam diosesan harus dapat berkarya dalam kebudayaan dari masyarakat setempatnya, dalam hal ini dalam kebudayaan Tana Toraja.

  5. Menentukan Agenda Kerja Pengurus Unio Indonesia Periode 2014-2017. Dalam agenda kerja diharapkan ada beberapa pokok program kerja yang seharusnya dapat dilaksanakan oleh Pengurus Unio Indonesia.

  6. Memilih Pengurus Unio Indonesia Periode 2014-2017. Pengurus yang baru diharapkan dapat melaksanakan agenda kerja yang sudah ditetapkan oleh Munas.

 

  1. Bentuk Kegiatan :

  1. Live in dan analisa sosial di tengah umat.

  2. Sidang, Studi, Refleksi, sharing, dan diskusi.

  3. Perayaan Ekaristi, ibadat, doa, dan kegiatan rohani lainnya.

  4. Rekreasi dan kegiatan persaudaraan lainnya

 

  1. Waktu dan Acara Kegiatan : MUNAS XI Unio Indonesia di Keuskupan Amboina, tgl 1-8 Oktober 2014, Tema: “Misi, Dialog dan Perdamaian” (Lihat Jadwal)




     

     

     

  2. Tempat Kegiatan :

 

Pelaksanaan Munas XI Unio Indonesia di Ambon menyangkut tempat menginap, bersosialisasi, untuk live in akan diadakan di Kota Ambon dan kepulauan Tanimbar dan sekitarnya. Panitia akan mengusahakan agar peserta dapat berinteraksi dan berefleksi bersama umat. Pengalaman bersama umat saat live in tersebut akan diolah sebagai bahan refleksi sehingga peserta Munas dapat pulang membawa suatu model kehidupan imam dan umat. Pengalaman bersama umat tersebut akan dialami lewat refleksi, diskusi, dialog, liturgi dan doa, malam keakraban, dan kebersamaan dengan umat.

 

  1. Peserta :

  1. Pelindung, Penasehat, Pengurus Unio Indonesia dan anggota khusus SC. 40 Orang. Panitia pelaksana OC. 70 orang.

Umat Keuskupan Amboina Siap Jadi Tuan Rumah Munas XI Unio Indonesia 2014

Kesiapan dan kesediaan Umat Katolik Keuskupan Amboina menjadi tuan rumah penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) XI Unio Indonesia disampaikan langsung oleh Sang Gembala Keuskupan Amboina Mgr P.C. Mandagi MSC dalam kesempatan Misa Hari Minggu Biasa XXI di Gereja St Fransiskus Xaverius Katedral Ambon, Minggu (26/8/2012).

Sebagaimana diketahui, sejak tanggal 24 Agustus 2012, Ketua Unio Indonesia Pastor Dominikus Gusti Bagus Kusumawanta Pr datang ke Ambon untuk menyampaikan secara resmi kepada Uskup perihal penyelenggaraan Munas XI Unio Inodonesia di Keuskupan Seribu Pulau ini.
“Kami hadir di sini membawakan misi khusus : mengajak umat untuk menyiapkan diri menghadapi peristiwa iman yang akan terjadi dua tahun mendatang. Peristiwa iman dimaksud adalah : pertama,  Gereja Katolik Keuskupan Amboina merayakan 480 tahun hadirnya karya Misi di Keuskupan Amboina ini secara khusus dan di Indonesia secara umum.  Kedua, Musyawarah Nasional XI Unio Indonesia yang akan dilaksanakan di Keuskupan Amboina tanggal 1-7 Oktober 2014. Akan hadir sekitar 200 Imam Projo dari 37 Keuskupan di Indonesia. Ketiga, Perayaan Syukur 20 tahun Mgr P.C. Mandagi MSC sebagai Uskup Diosis Amboina; dan inilah yang menjadi intensi khusus dari kedua perayaan itu.” Ujar Romo Wanta, sapaan akrab Pastor Dominikus Kusumawanta, dalam Perayaan Ekaristi di Gereja Katedral Ambon.
Romo Wanta yang juga Sekretaris Eksekutif Komisi Seminari KWI menjelaskan, tujuan Munas XI Unio Indonesia adalah menegaskan kembali karya Allah di Indonesia yang diyakini dimulai dari Keuskupan Amboina.
Mengingat pentingnya perayaan peristiwa iman ini, Ketua Unio Indonesia mengimbau umat untuk berpartisipasi. “Saya mengajak umat Keuskupan Amboina untuk berpartisipasi dalam mempersiapkan perayaan-perayaan dimaksud, sehingga pada waktunya nanti boleh terselenggara dengan baik.”
“Kami akan mengundang Ketua Unio Internasional yang berkedudukan di Roma, Duta Vatikan untuk Indonesia, para Uskup seIndonesia, perwakilan Imam Projo dari beberapa negara tetangga seperti Brunei, Malaysia dan Timor Leste untuk turut hadir juga dalam perayaan iman dimaksud. Semoga peristiwa iman itu membangkitkan dan membaharui lagi iman seluruh umat Keuskupan Amboina.” Katanya.
Sementara itu Uskup Diosis Amboina Mgr P.C. Mandagi MSC menyatakan siap menjadi tuan rumah bagi penyelenggaraan Munas XI Unio Indonesia di Ambon. “Saya setuju 1000 persen menjadi tuan rumah penyelenggaraan Munas XI Unio Indonesia di Keuskupan Amboina. Keuskupan Amboina harusnya bangga menerima kepercayaan ini. Peristiwa ini menjadi momentum bagi Keuskupan Amboina untuk dikenal di Indonesia dan dunia.”
Uskup Mandagi juga mengajak para imam, biarawan-biarawati dan seluruh umat untuk selain bekerja mempersiapkan diri secara fisik-lahiria, juga senantiasa rajin berdoa. “Menyongsong peristiwa iman ini, dibutuhkan persiapan. Dan persiapan yang sangat penting dan utama adalah Doa. Para imam dan umat keuskupan diharapkan berdoa, karna tanpa campur tangan Tuhan kerja keras kita tidak berarti.” Pungkas Mgr Mandagi.

Tags: 
Subscribe to RSS - ambon